34 Ruas Jalur Mudik di Jabar Dipastikan Laik Lintas

Bandung, CNN Indonesia

Menghadapi libur Lebaran tahun ini, sebanyak 34 ruas jalan akan dilalui pemudik di wilayah Jabar. Ke-34 ruas jalan tersebut diklaim dalam kondisi baik dan laik lintas.

“Pada H-10 kemarin, saya pastikan kondisinya baik, 34 ruas jalan tersebut yang berpotensi dilalui arus mudik lebaran. Namun, karena intensitas hujan yang tinggi, potensi terjadi kerusakan kembali sangat mungkin. Oleh karena itu, kami rutin cek,” kata Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Jabar Bambang Tirtoyuliono di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (26/4).

Bambang menjelaskan ke-34 ruas jalan tersebut tersebar di Jabar bagian utara, tengah dan selatan. Rinciannya, 20 jalur merupakan jalan arteri yang kewenangannya ada di Pemprov Jabar.

“Dari 20 ruas jalan arteri kondisi kemantapannya di atas 82 persen artinya hampir sebagian besar kondisinya layak untuk digunakan,” ucapnya.

Sedangkan, 14 ruas jalan lainnya merupakan jalan yang berpotensi dipakai pemudik untuk berwisata. Bambang menuturkan, setidaknya ada lima spot wisata di Jabar, antara lain Bandung utara, Bandung selatan, Jabar selatan, dan Puncak Bogor.

“Lebih kurang sekitar 14 ruas jalan dan itu dipastikan oleh kami laik untuk digunakan,” cetusnya.

Adapun untuk kesiagaan, DBMPR Jabar menyiagakan 41 posko yang tersebar di seluruh Jabar.

“Posko itu bergabung dan kerja sama dengan pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan, untuk melayani pemudik,” ucap Bambang.

Bambang mengakui, dengan waktu yang sempit, pihaknya belum bisa optimal dalam memberikan pelayanan pemudik tahun ini seperti adanya kekurangan penerangan jalan atau PJU.

“Keputusan pemerintah untuk memperbolehkan mudik ‘kan baru tahun ini ada lagi dan itu baru saja diumumkan. Tapi dengan waktu yang ada kita berupaya seoptimal mungkin,” jelasnya

Baca Juga :  One Way-Contraflow Tol Cikampek sampai Kalikangkung Dihentikan

DBMPR Jabar juga mencatat beberapa titik daerah yang rawan bencana dan kemacetan. Bambang mengatakan, sedikitnya ada 40 titik rawan bencana seperti pergerakan tanah dan tanah longsor

“Untuk pergerakan tanah dan tanah longsor sebagian besar di wilayah selatan. Sementara untuk kemacetan di antaranya, di ruas Cibeet, Bekasi dan Rancakalong Sumedang,” katanya.

Hal lain yang disampaikan Bambang untuk para pemudik adalah kesiapan kendaraan dari sisi kelaikan.

“Ini penting, karena beberapa ruas jalan di Jabar memiliki kontur yang cukup riskan sehingga membutuhkan kondisi kendaraan yang prima, terutama untuk ruas jalan Jabar Selatan,” ucapnya.

Seluruh informasi mengenai jalur mudik, kondisi jalan, daerah rawan bencana dan lain-lain, bisa dilihat di laman https://s.id/dbmprjabar2022.

(hyg/isn)

[Gambas:Video CNN]