800 Ribu Pemudik Masuk Yogyakarta Sejak 21 April 2022

Yogyakarta, CNN Indonesia

Tak kurang dari 800 ribu orang atau pemudik dilaporkan telah memasuki wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sejak 21 April 2022.

Angka itu diperoleh berdasarkan hasil pendataan Ditlantas Polda DIY melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) atau pra Operasi Ketupat Progo 2022 berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan DIY pada 21-27 April 2022.

“Hasil koordinasi tadi pagi dengan Dishub, sampai saat ini pemudik yang sudah memasuki DIY itu sejumlah 800 ribuan (orang) dari semua moda transportasi. Itu dari 21 sampai 27 April,” kata Kabag Binopsnal Ditlantas Polda DIY AKBP Setyo Agus Hermawan ditemui di kantornya, Kota Yogyakarta, Jumat (29/4).

Menurut Setyo, pemudik dengan moda transportasi pribadi masih mendominasi. Kendaraan roda dua kisaran 34 ribu unit dan roda empat sekitar 30 ribu.

Sementara, berdasarkan hasil pendataan pada hari pertama Operasi Ketupat Progo 2022 pada 28 April kemarin tercatat 66.018 unit kendaraan bermotor memasuki wilayah DIY. Kendaraan bermotor dari Jakarta paling mendominasi, disusul Jawa Barat kemudian Jawa Tengah.

Sementara untuk jumlah kendaraan keluar DIY selama hari pertama Operasi Ketupat Progo 2022 terpantau sebanyak 31.170 unit. Angka-angka ini adalah hasil monitoring di empat pintu perbatasan, yakni Prambanan, Tempel, Temon, dan Wonosari.

Pencatatan dilakukan setiap pengujung hari hingga berakhirnya masa Operasi Ketupat Progo 2022 pada 9 Mei nanti.

Pendataan Operasi Ketupat Progo mencakup jumlah kedatangan penumpang di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) dan Bandara Adisoetjipto sebanyak 7.333 orang. Adapun total penumpang berangkat dari kedua bandara itu sebanyak 3.582 orang.

Jenis angkutan umum kereta api masih jadi favorit. Tercatat dari Stasiun Lempuyangan dan Stasiun Yogyakarta total ada sebanyak 7.141 penumpang berangkat dan 5.815 penumpang datang.

Baca Juga :  Arus Lalu Lintas Tol Jakarta-Cikampek Lancar pada Rabu Dini Hari

Sedangkan hasil pantauan di terminal mendapati adanya penumpang tiba sebanyak 3.852 orang dan pergi 7.234 orang.

Setyo menjelaskan, adanya 66 ribu kendaraan bermotor yang masuk wilayahnya kemarin ini belum sampai menimbulkan kepadatan arus lalu lintas di DIY.

Situasi kemacetan di Tol Jakarta-Cikampek dan Cikopo-Palimanan sejak kemarin yang diurai memakai sistem satu arah sampai Tol Kalikangkung, tak berimbas pada arus lalu lintas di DIY. Begitu pula kendaraan yang masuk dari 6 jalur alternatif jumlahnya tak terlalu signifikan.

“Tapi (volume kendaraan angkutan umum dan pribadi) sudah terjadi peningkatan,” kata Setyo ditemui di kantornya, Kota Yogyakarta, Jumat (29/4).

Kendati, jajarannya tetap mengantisipasi terjadinya lonjakan kepadatan arus lalu lintas imbas mudik lokal di wilayah aglomerasi. Selain itu, kedatangan pemudik pengguna kendaraan bermotor roda dua dari arah barat DIY dengan tujuan Jawa Timur via jalur selatan. Kenaikan volume kendaraan sudah terpantau walapun belum terlalu kentara.

“Prediksi kita akan terjadi peningkatan mulai signifikan mulai hari ini, besok, sampai hari H. Akan tetapi khusus Jogja (DIY) akan sangat padat pada H+2, karena Jogja itu destinasi favorit wisata. Dilihat dari jarak tempuh yang dekat, waktu ke lokasi yang singkat, nanti pasti kepadatannya tanggal 4, 5, 6 Mei,” pungkasnya.

(kum/pmg)

[Gambas:Video CNN]