Ariesal Curi Dinamo untuk Bayar Hutang Pernikahan Anak, Kasus Dihentikan

Jakarta, CNN Indonesia

Tersangka kasus pencurian dinamo dengan motif untuk membayar utang nikah putranya, Ariesal Dharsono, dibebaskan dari tuntutan melalui mekanisme keadilan restoratif.

Sebelumnya, permohonan penghentian penuntutan kasus tersebut diajukan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulungagung. Proses itu kemudian disetujui Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum), Fadil Zumhana, Selasa (12/4).

Jaksa Agung melalui Jampidum Fadil Zumhana menyetujui permohonan penghentian perkara berdasarkan keadilan restoratif atas nama tersangka Ariesal Dharsono dari Kejari Tulungagung yang diduga melanggar Pasal 362 KUHP tentang Pencurian pada Selasa, 12 April. , 2022 secara virtual,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung. , Ketut Sumedana, dalam keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.comSabtu (16/4).

Kasus ini bermula pada 21 Februari 2022 saat Ariesal berniat mengambil barang berupa dinamo kincir angin dan kotak gigi di bengkel SL I di Tambak Bayem, Besuki, Kabupaten Tulungagung, yang dulu merupakan tempatnya bekerja selama kurang lebih satu tahun.

Ariesal pergi ke lokasi tambak dengan mengendarai mobil kakaknya pada sore hari. Sesampainya di lokasi, ia tidak langsung menuju kolam, melainkan berhenti dan duduk di tepi pantai yang tidak jauh dari lokasi kolam sambil menunggu kondisi kolam sepi.

Saat situasi sepi, Ariesal datang ke lokasi kolam dan mencuri barang berupa enam dinamo dan tujuh unit. kotak gigi yang saat itu sedang diperbaiki di bengkel. Dia membawanya ke mobil.

“Sekitar pukul 16.50 WIB, tersangka membawa mobil pikap yang dikendarainya ke lokasi kolam melalui pintu dengan posko,” kata Ketut.

“Kemudian tersangka pergi dan parkir memilih-up yang ia kendarai di depan bengkel di lokasi tambak dan mulai mengambil barang berupa 6 unit dinamo dan tujuh unit gear box,” ungkapnya.

Baca Juga :  Analis Daglu Tahan Banurea Tersangka Dugaan Korupsi Impor Baja

“Yang saat itu sedang diperbaiki di bengkel, dengan cara diangkat satu persatu kemudian dimasukkan ke dalam mobil pikap yang dibawa tersangka,” ujarnya.

Namun, kata Ketut, barang-barang tersebut tidak bisa dijual karena sudah tidak layak pakai dan penuh karat.

“Saat berhasil mengambil barang tersebut, tersangka berniat untuk menjualnya, namun karena barang tersebut dalam kondisi tidak layak pakai dan penuh karat,” kata Ketut.

Bersambung ke halaman berikutnya…


Barang yang Dicuri Tidak Dijual Untuk Dijual

BACA HALAMAN BERIKUTNYA