BEM Nusantara Belum Memutuskan Ikut Aksi BEM SI 11 April

Jakarta, CNN Indonesia

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara belum memutuskan apakah akan berpartisipasi dalam demonstrasi ide BEM Seluruh Indonesia (BISA SAJA KAMU) di depan Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (11/4).

Pernyataan tersebut disampaikan BEM Nusantara melalui siaran pers yang diterima CNNIndonesia.com, Sabtu (9/4). Dalam pernyataan itu, mereka mengutip pernyataan dari Koordinator BEM Nusantara Pulau Jawa, Ahmad Marzuki Tukan.

mengatakan belum mengambil keputusan karena banyak pertimbangan yang harus diperhitungkan karena hegemoni tersebut.

Ditanya tentang aksi nasional pada 11, pihaknya belum memutuskan untuk mengambil tindakan karena banyak pertimbangan yang harus diambil mengingat hegemoni masalah besar tersebut, kata pernyataan itu.

Pernyataan itu melanjutkan, “Namun pada prinsipnya kami akan terus mendampingi gerakan secara proporsional melalui audiensi dan aksi di lapangan nanti.”

Melalui pernyataan itu, Marzuki juga menjelaskan tujuan pertemuan partainya dengan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Wiranto pada Jumat (8/4).

Ditegaskannya, dalam pertemuan tersebut, BEM Nusantara hanya mempresentasikan hasil kajian terhadap isu-isu yang mereka kuasai.

“Mulai dari isu kelangkaan minyak goreng, kenaikan PPN, kenaikan harga BBM, wacana jabatan presiden tiga periode, dan isu-isu lain yang saat ini berkembang di masyarakat. Kami diskusi terbuka dan kami menyampaikan aduan tersebut,” ujarnya.

Dia mengatakan, pihaknya akan menyelidiki kementerian dan lembaga terkait yang bertanggung jawab atas masalah kebutuhan pokok, kenaikan harga BBM, dan kenaikan PPN.

“Kami tetap konsisten dalam garis perjuangan rakyat. Jadi, jangan sampai pertemuan kemarin dijadikan sebagai upaya melemahkan gerakan mahasiswa,” kata Marzuki.

Marzuki juga mengajak seluruh elemen untuk bahu-membahu menyelesaikan permasalahan yang sedang terjadi di Indonesia.

“Semua pihak harus terbuka dan pemerintah yang telah diberi amanah harus segera mengambil solusi atas kondisi yang kita hadapi saat ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Waspada Banjir di Pesisir Jakarta 15 hingga 19 Mei 2022

Sementara itu, BEM SI akan menyuarakan protesnya melalui aksi unjuk rasa di depan Istana Presiden, Senin.

Dalam aksi ini, mereka akan menyuarakan penolakan terhadap isu perpanjangan masa jabatan presiden dan penundaan pemilihan umum 2024. Mereka juga akan memprotes kenaikan harga bahan bakar dan bahan pokok.

[Gambas:Video CNN]

(lin/memiliki)

[Gambas:Video CNN]