PBNU Bendum Mardani Maming Absen 2 Kali Sidang Dugaan Kasus Suap

Jakarta, CNN Indonesia

Bendahara Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Mardani H Maming kembali mangkir dari panggilan pemeriksaan dalam persidangan kasus dugaan persen atau suap Izin Usaha Pertambangan Batubara (IUP) di Pengadilan Negeri Tipikor Banjarmasin, Senin (4/4).

Tercatat, Maming sudah dua kali mangkir.

Dalam keterangan tertulis yang diterima, Ketua Majelis Hakim Yusriansyah meminta Jaksa Penuntut Umum kembali memanggil mantan Bupati Tanah Bumbu pada Senin (11/4) pekan depan.

“Ada yang mengajukan surat, saudara Mardani H Maming ada surat sakit. Yang lain tidak ada keterangan,” kata Tim Jaksa Penuntut Umum dalam persidangan.

Dalam kasus ini, Maming tidak hadir dalam persidangan bersama enam saksi lainnya. Hal ini kemudian membuat Majelis Hakim meminta agar Maming dihadirkan di persidangan berikutnya.

Sebagai informasi, kasus ini terkait dengan perusahaan batu bara di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, yang berencana mendapatkan Izin Usaha Pertambangan (IUP) 2010.

Raden Dwijono dan Putrohadi Sutopo Bin Meojono sudah menjadi terdakwa dalam kasus ini.

Panggilan Mardani sebelumnya tertuang dalam Surat Panggilan Saksi Nomor B-403/O.3.21/Ft.1/03/2022 tanggal 23 Maret 2022. Surat tersebut ditandatangani Kepala Kejaksaan Negeri Tanah Bumbu, Wakil Jaksa I Wayan Wiradarma.

Terkait hal ini, Maming belum memberikan keterangan resmi terkait kasus yang menjeratnya.

(mjo / DAL)

[Gambas:Video CNN]


Baca Juga :  Wagub DKI Buka Suara Soal Anggaran Belanja DPRD Rp1,7 Miliar