Mayoritas Wilayah Indonesia Diprediksi Hujan Ringan

Jakarta, CNN Indonesia

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan mayoritas wilayah Indonesia berpotensi mengalami hujan berintensitas ringan pada Minggu (1/5).

Menurut informasi yang dirilis di kanal YouTube Info BMKG, beberapa wilayah tersebut yakni untuk Sumatera secara umum diprakirakan hujan dengan intensitas ringan. Waspada di wilayah Medan, Bengkulu, dan juga Padang diprakirakan hujan dengan intensitas sedang.

Untuk wilayah Jawa, secara umum diprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Sedangkan untuk wilayah Surabaya diperkirakan berawan.

Waspada untuk wilayah Jakarta, karena diprakirakan hujan disertai dengan petir.

Selanjutnya untuk wilayah Denpasar dan Mataram diprakirakan berawan. Sedangkan, untuk wilayah Kupang diperkirakan cerah berawan.

Untuk wilayah Kalimantan diprakirakan secara umum hujan dengan intensitas ringan, kecuali untuk wilayah Samarinda karena diprakirakan berkabut.

Wilayah Sulawesi, di Makassar diprakirakan berawan. Sedangkan untuk wilayah Palu, Kendari, dan juga Manado diprakirakan hujan ringan.

Untuk wilayah Gorontalo diperkirakan hujan dengan intensitas lebat. Waspada untuk wilayah Mamuju, karena diprakirakan hujan disertai dengan petir.

Ternate diprakirakan berawan. Sedangkan untuk wilayah Ambon juga Jayapura diperkirakan hujan dengan intensitas ringan. Waspada untuk wilayah Manokwari, karena diprakirakan hujan disertai petir.

Potensi hujan berintensitas ringan tersebut dipengaruhi bibit siklon tropis 98s yang terpantau di Samudra Hindia, selatan Jawa Tengah hingga Jawa Timur yang menginduksi low level jet di Samudra Hindia Selatan Nusa Tenggara Timur hingga Jawa Tengah, membentuk daerah konvergensi memanjang di Samudra Hindia Barat Daya Banten.

Kemudian, bibit titik siklon tropis 98w juga terpantau di daratan Kamboja yang membentuk daerah konvergensi, memanjang dari Laut China Selatan hingga Vietnam, dari Vietnam hingga Kamboja dan di Thailand.

Baca Juga :  Banjir Rob Ancam Pesisir Selatan Jateng, Jabar dan DIY 14-20 Mei

Selain itu terpantau pula daerah tekanan rendah di Samudra Hindia Barat Bengkulu serta sirkulasi siklonik di laut Jawa bagian barat dan di Samudra Pasifik Utara, Maluku Utara hingga Papua Barat.

Sirkulasi-sirkulasi tersebut membentuk daerah konvergensi memanjang dari Samudra Hindia Barat Daya Banten hingga Lampung, dan samudra Hindia Barat Lampung hingga Lampung, dan di Samudra Pasifik Utara Maluku Utara.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan, kecepatan angin, dan ketinggian gelombang laut di sekitar wilayah bibit siklon tropis, atau daerah tekanan rendah atau sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah low level jet.

(Antara/agn)

[Gambas:Video CNN]