Dua Ambulans Tak Bawa Pasien Terobos One Way Puncak dalam Sehari

Jakarta, CNN Indonesia

Polisi mendapati dua kasus penyalahgunaan ambulans yang melakukan perjalanan ke Puncak, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (7/5). Alih-alih membawa pasien atau orang sakit, dua ambulans tersebut mengangkut warga yang diduga hendak berwisata.

Kedua ambulans itu diperiksa polisi setelah mencoba menerobos skema satu arah (one way) di jalur wisata tersebut. Salah satu ambulans yang mencoba menerobos one way, yaitu ambulans bertuliskan “Relawan Beringin”.

Polisi memberhentikan ambulans tersebut untuk melakukan pengawalan jika dibutuhkan. Saat memberhentikan ambulans tersebut, petugas polisi pun menanyakan tujuan keberangkatan.

Polisi juga mengecek bagian dalam ambulans. Namun, polisi tidak menemukan pasien. Beberapa orang yang ada di dalam mobil diduga hendak pergi liburan.

“Akhirnya kami bawa ambulans ke Pos Gadog dan dilakukan penindakan,” kata Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin, Sabtu (7/5).

Iman mengungkapkan ada sembilan penumpang di dalam mobil ambulans tersebut. Polisi juga menemukan beberapa perlengkapan seperti bantal, karpet, dan pengeras suara.

Tak ada perlengkapan medis yang umum dibawa oleh ambulans. Berdasarkan pemeriksaan, Iman mengatakan ambulans itu digunakan sebagai kendaraan relawan yang mendukung salah satu partai politik dalam pemilu sebelumnya.

Ia memastikan ambulans itu bukan milik partai politik tertentu yang berlogo pohon beringin.

Iman mengatakan, selain mencoba menerobos jalur one way, mobil ambulans tersebut juga tidak dilengkapi surat-surat yang berlaku. Ia menuturkan, pajak kendaraan mati sejak 2014.

Polisi pun memberikan tindakan tilang untuk mobil dengan nomor polisi B 1070 KIX itu.

Pada hari yang sama, satu ambulans lain juga mencoba menerobos one way di jalur wisata Puncak, Bogor. Saat hendak diperiksa polisi, ambulans tersebut terus melaju.

Baca Juga :  Polisi Terapkan Ganjil Genap di Puncak Bogor Mulai Sore Ini

Kanit Regident Satlantas Polres Bogor Iptu Danny mengatakan ambulans dengan nomor polisi B-2005-GL itu akhirnya diberhentikan dekat Taman Safari oleh polisi yang berjaga di Pos 5 Bandung.

“Saat akan dicek oleh petugas, ambulans ini tetap naik ke atas. Sudah dikejar, namun dalam keadaan one way ke bawah arusnya terlalu deras ke bawah, jadi anggota yang ngejar tidak sampai ambulans,” kata Danny dikutip dari detikcom, Minggu (8/5).

Setelah diperiksa polisi, diketahui ambulans tersebut tidak membawa pasien. Surat-surat ambulans itu juga sudah habis masa berlakunya, sehingga polisi pun memberikan sanksi tilang.

Sopir ambulans mengaku hendak pergi ke Cibodas untuk bersilaturahmi dengan keluarga.

(mjo/tsa)

[Gambas:Video CNN]