Evaluasi Horor Macet Merak, Waspada Arus Balik Bakauheni 6-7 Mei

Jakarta, CNN Indonesia

Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati menyebut pemerintah telah mengantisipasi kemacetan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, pada puncak arus balik 6-7 Mei 2022. Salah satunya dengan menambahkan dermaga dan sosialisasi pembelian tiket kapal secara online.

“Setelah evaluasi arus mudik, baru ditambah dermaga dan kapal, kita tambahkan 2 dermaga dan kapal. Ini juga yang dijadikan acuan di arus balik, yang bisa dikatakan volume kendaraannya setidanya sama, atau bisa jadi lebih,” ungkap Adita kepada CNNIndonesia TV, Senin (2/5).

Terkait pembelian tiket kapal secara online, Adita mengungkap hal ini sempat menjadi salah satu alasan penumpukan kemacetan di Pelabuhan Merak saat arus mudik. Ihwalnya, pemudik yang membeli tiket langsung di pelabuhan menghambat kendaraan lain di belakangnya.

“Kami memang melihat ada permasalahan yang terjadi di Merak-Bakauheni itu sudah dipastikan, kalau diidentifikasi karena masih banyak masyarakat yang tidak beli karcis secara online dan beli go show,” papar Adita.

“Itu menghambat kelancaran kendaraan di dermaga atau di dalam kapal,” lanjutnya.

Selain itu, Adita terus mengimbau agar pemudik tidak kembali secara bersamaan. Terlebih di tanggal puncak arus balik.

“Sebenarnya tanggalnya sudah panjang untuk distribusi penumpang. Kita menghimbau agar pemudik tidak kembali di tanggal yang sama, jadi kita sosialisasi juga supaya balik lebih awal,” ucapnya.

Meski demikian, Adita mengakui jumlah kapal dan kapasitas penumpang di dermaga jumlahnya tidak mencukupi hingga terjadi penumpukan. Sebabnya, pengguna jalur laut pada mudik tahun ini meningkat 40 persen dibanding periode mudik 2019.

“Volume kendaraan yang akan menyeberang luar biasa banyak 40 persen dari tahun 2019. Ini menyebabkan kapasitas dermaga dan kapal tidak mencukupi,” ungkap Adita.

Baca Juga :  22-27 April, 289.122 Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek Lewat GT Cikupa

(cfd/DAL)

[Gambas:Video CNN]