H-1 Lebaran, Kendaraan Besar di Jalur Alternatif Puncak Mulai Dibatasi

Jakarta, CNN Indonesia

Kepolisian mulai menguji coba pembatasan kendaraan besar untuk memasuki jalur alternatif Puncak, Bogor, pada malam takbiran atau H-1 Lebaran, Minggu (1/5).

“Karena memang peraturannya belum dibikin, belum dikeluarkan, jadi saat ini masih uji coba,” ujar Kasatlantas Polres Bogor, AKP Dicky Pranata.

Kantor berita Antara melaporkan, pembatasan tersebut dilakukan dengan cara memasang rambu di setiap persimpangan menuju jalur alternatif.

Menurut Dicky, Satlantas Polres Bogor sudah menggodok aturan pembatasan kendaraan besar di jalur ini sejak beberapa waktu lalu karena tidak sesuai dengan kriteria jalan.

“Ya kalau kendaraan besar memang sesuai Peraturan Menteri Perhubungan sudah dilarang untuk beroperasi [di jalur Puncak], kecuali kendaraan yang dikecualikan seperti pengangkut sembako dan BBM,” ujarnya.

Dicky mengatakan, selama ini kendaraan besar menjadi salah satu penyebab kemacetan di sekitar jalur alternatif Puncak, terutama karena lebarnya yang hampir sama dengan jalan.

Ia pun membeberkan bahwa sebenarnya sudah ada rencana pembuatan lokasi parkir khusus kendaraan besar yang akan masuk ke kawasan wisata di sepanjang jalur alternatif Puncak.

Dari tempat parkir itu, kata Dicky, bakal disediakan angkutan khusus bagi pelancong untuk menuju ke tempat-tempat wisata.

“Untuk pembangunan lokasi parkir rencananya ada tujuh lokasi, yakni Rest Area Cilember, Taman Wisata Matahari, Rest Area Lembah Nyiur, lalu di Rest Area Anggraeni, Rest Area Sinbad, kemudian di Hotel Evergreen, dan Gunung Mas,” katanya.

(has)

[Gambas:Video CNN]


Baca Juga :  One Way-Contraflow Tol Cikampek sampai Kalikangkung Dihentikan