Jokowi Minta KPU Tekankan Pendidikan Politik di Masyarakat

Jakarta, CNN Indonesia

Presiden Joko Widodo tanya Komisi Pemilihan Umum (KPU) menekankan pendidikan politik pada masyarakat di samping tugasnya mempersiapkan pemilihan umum serentak 2024 dan pemilihan kepala daerah.

“Jangan sampai masyarakat terprovokasi lagi dengan isu politik identitas,” kata Presiden Jokowi, Selasa (12/4).

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menyampaikan harapannya agar para anggota KPU dan Bawaslu periode 2022-2027 yang baru saja dilantik dapat segera bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mempersiapkan pesta demokrasi tersebut.

“Anda bisa langsung tancap gas dan berkoordinasi dengan DPR dan pemerintah dalam menjalankan tugas dan wewenangnya untuk mempersiapkan pemilihan umum dan pemilihan kepala daerah sesuai tahapan yang telah ditentukan pada 2024,” kata Jokowi.

Tak hanya itu, Jokowi juga mengatakan bahwa ini merupakan kali pertama Pilleg, Pilpers, dan Pilkada digelar di tahun yang sama.

“Jadi KPU dan Bawaslu harus segera menyiapkan semuanya secara detail dan menyeluruh,” imbuh mantan Wali Kota Solo itu.

Hal ini dilakukan agar kualitas demokrasi tetap terjaga.

Sementara itu, Jokowi mengajak masyarakat untuk menyambut pemilu dengan gembira sebagai pesta demokrasi rakyat.

Sebagai informasi, sebanyak tujuh anggota KPU dan lima anggota Bawaslu resmi dilantik oleh Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, hari ini, Selasa (12/4).

Ketujuh anggota KPU itu adalah Betty Epsilon Idroos, Hasyim Asy’ari, Mochammad Afifuddin, Parsadaan Harahap, Yulianto Sudrajat, Idham Holik, dan August Mellaz.

Sedangkan lima anggota Bawaslu adalah Lolly Suhenty, Puadi, Rahmat Bagja, Totok Hariyono, dan Herwyn Jefler Hielsa Malonda.

(pop/ain)

[Gambas:Video CNN]


Baca Juga :  Kubu Apdesi Arifin Desak Polisi Selidiki Pelaku Dukung Jokowi 3 Periode