Selamat Berpuasa Alhamdulillah Bisa Tarawih di Masjid

Jakarta, CNN Indonesia

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1443 Hijriah. Jokowi pun bersyukur umat Islam tahun ini bisa melaksanakan salad tarawih berkumpul di masjid.

“Meski masih dalam suasana pandemi, alhamdulillah berkat kerja keras semua pihak, kasus Covid-19 di Indonesia bisa dikendalikan sehingga Ramadhan tahun ini umat Islam bisa beribadah, bisa menunaikan shalat wajib dan shalat Tarawih. berjamaah di masjid-masjid,” kata Jokowi, melalui tayangan video di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (2/4), dikutip Di antara.

Sebelumnya pada bulan puasa tahun 2020 dan 2021, pemerintah meminta masyarakat untuk melaksanakan shalat Tarawih di rumah atau di tempat yang masyarakatnya terbatas yang sudah saling mengenal.

“Saya ingin mengucapkan Marhaban ya Ramadhan, selamat menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadhan 1443 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin,” ujarnya.

Jokowi mengatakan pemerintah juga telah mengizinkan orang untuk pulang untuk Idul Fitri tahun ini.

Menjelang Hari Raya Idul Fitri juga diperbolehkan pulang, bapak ibu sekalian, agar bisa berkumpul kembali dengan orang tua, sanak saudara, dan keluarga tercinta di kampung halaman, ujarnya.

Namun, mantan Wali Kota Solo itu mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan.

“Dan pentingnya vaksinasi untuk mencegah penyebaran virus Covid-19. Jadi bagi masyarakat yang belum menyelesaikan dosis vaksin atau belum menerima vaksin, pemacuAgar bisa segera diselesaikan,” ujarnya.

Jokowi juga mengajak masyarakat untuk menjadikan Ramadhan 2022 sebagai momentum peningkatan keimanan dan ketakwaan.

“Selamat menjalankan ibadah di bulan Ramadhan, semoga Allah SWT selalu melindungi bangsa Indonesia, amin, amin ya robalallamin,” ujarnya.

Berdasarkan Surat Edaran Menteri Agama Nomor 08/2022 tanggal 29 Maret 2022, Kementerian Agama mewajibkan pengelola dan pengelola masjid/musala untuk menyesuaikan pelaksanaan ibadah/kegiatan keagamaan di tempat ibadah sesuai dengan statusnya. tingkat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di daerahnya masing-masing.

Baca Juga :  Tak Berhenti di Kasus Dea, Polisi Targetkan Pemilik Akun Onlyfans Lainnya

Pengelola masjid/mushala dapat membuka seluruh daya tampung tempat ibadah hingga 100 persen jika berada di wilayah PPKM level 1, 75 persen untuk PPKM level 2, dan 50 persen untuk PPKM level 3.

Pengelola dan pengelola masjid/mushala juga wajib menunjuk petugas yang memastikan sosialisasi dan penerapan protokol kesehatan kepada seluruh jemaah selama beribadah.

(Antara / fra)

[Gambas:Video CNN]