Kapolri Tandatangani Waskat Perkap, Atasan Tindak Pelanggaran Anggota

Jakarta, CNN Indonesia

Kapolri Listyo Sigit Prabowo menandatangani Peraturan Kapolri Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pengawasan Melekat (Waskat). Dengan aturan ini, polisi yang melakukan pelanggaran juga bisa dituntut.

Demikian disampaikan Kabag Propam Polri Irjen Ferdy Sambo saat melakukan pemeriksaan mendadak (sidak) ke Polda Jabar, Jumat (8/4).

Dijelaskannya, Pasal 7 Ayat (1) Perkap mengatur bahwa atasan menemukan kesalahan atau pelanggaran yang harus ditindaklanjuti berupa pembinaan dan penyelesaian disiplin atau kode etik sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Jadi, lakukan pengawasan bawaan (waskat) secara maksimal dengan memberi arahan, pemeriksaan, pendampingan, pengawasan, monev (pemeriksaan evaluasi), dan harus ada formulirnya,” kata Sambo dalam keterangan tertulis, dikutip Minggu (10/4). ).

Selanjutnya Pasal 7 Ayat (2) menyebutkan bahwa dugaan tindak pidana diserahkan kepada fungsi Reserse Kriminal. Kemudian Pasal 9 mengatur bahwa atasan yang tidak melaksanakan kewajibannya akan diberikan sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam pemeriksaan, Sambo melihat temuan pelanggaran yang dilakukan anggota Polda Jabar masih tinggi untuk periode 2020-2022.

Menurut dia, bentuk pelanggaran KEPP (Kode Etik Profesi Polisi) anggota Polda Jabar antara lain penyalahgunaan narkoba, melakukan tindak pidana, tidak profesional, perbedaan pendapat, dan pelanggaran lainnya.

Ia juga memerintahkan agar pelanggaran yang dilakukan anggota Polda Jabar dihilangkan.

“Tahun 2022, dengan hadirnya Divisi Propam Polri di Polda Jabar tidak akan ada pelanggaran (nol pelanggaran),” ujarnya.

Ia juga mengingatkan seluruh jajaran Polda Jabar untuk melakukan perubahan disiplin mulai dari hal-hal kecil.

Caranya, kata dia, Kapolres harus segera turun melihat aduan dan menyelesaikannya dengan cepat.

“Temuan langsung di jajaran kepolisian, kalau rekan-rekan Kapolri tidak bisa melakukan hal-hal kecil, maka mereka tidak akan bisa melakukan hal-hal besar,” jelasnya.

Baca Juga :  162,7 Juta Orang Indonesia Terima 2 Dosis Vaksin Covid-19

Sesuai dengan Waskat Perkap yang telah ditandatangani Kapolri, Sambo juga menegaskan jika ada anggota yang melakukan pungutan liar (pungutan) atau pelanggaran, bukan hanya anggota yang akan diproses.

“Namun, dua tingkat di atas anggota yang melanggar atau atasannya akan dimintai pertanggungjawaban,” katanya.

(yoa/pra)

[Gambas:Video CNN]