Kemenag Buka Kemungkinan Pemotongan Kuota Haji Per Provinsi Hingga 50 Persen

Jakarta, CNN Indonesia

Kementerian Agama (Kementerian Agama) mengungkapkan peluang kuota Jumlah peserta jemaah haji 2022 dari masing-masing provinsi akan dipotong 50 persen.

Kasubdit Pengawasan dan Pengawasan Pelayanan Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama Noer Alya Fitra mengatakan pemotongan tersebut akan dilakukan jika pemerintah Arab Saudi mengurangi kuota jemaah haji Indonesia 2022 menjadi 110.000 orang.

“Semuanya akan dikurangi. Jika kuota dari Saudi 50 persen, maka semuanya dari provinsi akan dikurangi menjadi 50 persen,” kata Noer saat dihubungi CNNIndonesia.comKamis (14/4).

“Misalnya kemarin kuota 10 ribu di Provinsi Jawa Timur misalnya. Jadi 50 persen jadi 5 ribu,” lanjutnya.

Namun, kata Noer, jumlah kuota haji per provinsi akan dihitung ulang dan dibagi sesuai proporsinya.

Soal calon jemaah haji yang berangkat dari masing-masing provinsi, kata Noer, peserta yang sudah membayar lunas. Kemudian, peserta diurutkan berdasarkan nomor porsi. Nomor ini merupakan nomor urut pendaftaran haji.

Noer membuat simulasi, jika kuota haji dari Arab Saudi adalah 110 ribu orang sedangkan jumlah peserta yang membayar penuh adalah 200 ribu, maka yang akan berangkat adalah jemaah haji dengan nomor urut 1 hingga 110 ribu.

“Dari 110 ribu itu, yang berusia 65 tahun dikeluarkan dari daftar urut. Setelah dikeluarkan, ada lowongan, jadi yang ini akan diisi nomor urut bagian selanjutnya,” kata Noer.

Sebelumnya, Arab Saudi telah mengumumkan akan mengizinkan sebanyak 1 juta orang di luar Arab Saudi untuk melakukan haji tahun ini.

Namun, pemerintah Indonesia belum mendapatkan kepastian mengenai kuota haji.

Kementerian Agama memastikan calon jemaah haji yang tertunda keberangkatannya pada 2020 berpeluang menunaikan ibadah haji tahun ini.

Baca Juga :  Gerindra Bantah Ada Urusan Pilpres di Balik Safari Lebaran Prabowo

Artinya, tahun ini akan menjadi pertama kalinya Indonesia dapat mengirim kembali calon jemaah haji setelah dua tahun memutuskan untuk tidak mengirim jemaah haji.

(Iam/Ain)

[Gambas:Video CNN]