Ketum & Pengurus PAN Ikut Program KPK, Diceramahi soal Pidana Korupsi

Jakarta, CNN Indonesia

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan beserta jajaran pengurus partai akan menyambangi KPK untuk mengikuti program Politik Cerdas Berintegritas (PCB), Rabu (25/5) ini.

Ketua KPK Firli Bahuri dan Plt Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Wawan Wardiana akan memberikan penyuluhan soal pembekalan antikorupsi kepada Zulkifli dan pengurus PAN.

“Dijadwalkan Ketua KPK Firli Bahuri akan membuka kegiatan bersama Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan yang hadir secara langsung bersama sekitar 60 pengurus DPP PAN. Selebihnya para pengurus DPD/DPW dan DPC mengikuti kegiatan pembekalan secara daring,” ujar Plt Juru Bicara Pencegahan KPK Ipi Maryati Kuding.

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari agenda executive briefing atau pengarahan eksekutif kepada 20 pimpinan dan pengurus partai politik (parpol) yang digelar beberapa waktu lalu.

Ipi berujar pada pembekalan tersebut akan disampaikan materi dalam bentuk ceramah tentang tindak pidana korupsi dan membangun integritas partai politik, serta cara meningkatkan kesadaran berpolitik dalam penyelenggaraan pemilihan umum (pemilu) yang bersih dan bebas dari korupsi.

Selain itu juga ada sesi dialog membahas upaya dan inisiatif strategis, capaian, tantangan dan kendala yang dihadapi parpol dalam pemberantasan korupsi, serta upaya pembangunan budaya politik berintegritas.

“Menjadi rangkaian kegiatan pembekalan yaitu penandatanganan komitmen ketua umum parpol untuk menginternalisasi dan membangun integritas internal parpol,” tutur Ipi.

Ipi menjelaskan komitmen tersebut terkait integritas parpol dalam hal menolak politik uang atau money politic, benturan kepentingan, suap, pemerasan, gratifikasi, dan tindak pidana korupsi lainnya.

Kemudian kesediaan sebagai role model atau panutan dalam pemberantasan tindak pidana korupsi, kesediaan untuk meningkatkan pengetahuan antikorupsi, pengembangan PCB melalui pembelajaran antikorupsi, dan terlibat secara aktif dalam gerakan antikorupsi di lingkungan parpol.

Baca Juga :  PAN Polisikan Balik Tim Kuasa Hukum Ade Armando

“KPK berharap program ini dapat mendorong komitmen integritas dan meningkatkan kesadaran antikorupsi para pengurus parpol demi mewujudkan demokrasi yang lebih baik,” ucapnya.

Menurut Ipi, program PCB penting dilakukan mengingat perkara yang ditangani KPK banyak menjerat politikus.

Berdasarkan data penanganan perkara hingga Januari 2022, tercatat 310 perkara yang melibatkan anggota DPR dan DPRD, 22 perkara yang melibatkan Gubernur, serta sebanyak 148 Wali Kota/Bupati dan Wakil yang ditangani KPK.

“Angka tersebut menyumbang 35 persen dari keseluruhan jumlah perkara,” kata dia.

(ryn/tsa)

[Gambas:Video CNN]