Komnas HAM Apresiasi Penetapan Tersangka Bupati Langkat

Jakarta, CNN Indonesia

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengapresiasi langkah penyidik ​​Polda Sumut yang menetapkan Bupati Langkat Nonaktif Penerbitan Rencana Perang sebagai tersangka dalam kasus tersebut. kandang manusia.

“Penetapan tersangka mantan Bupati Langkat dalam kasus kurungan manusia oleh Polda Sumut ini merupakan langkah yang baik dalam konteks penegakan hukum dan perlu kita apresiasi. Dan Komnas HAM mengapresiasi langkah tersebut,” kata Komisaris Besar Komnas HAM. Choirul Anam dalam keterangan video yang dikutip, Rabu (6/06). 4).

Anam menilai pasal-pasal yang digunakan untuk menjerat Terbit merupakan langkah yang baik. Apalagi, hal itu dilakukan setelah Polda Sumut berkoordinasi dengan Komnas HAM.

“Pasal yang digunakan tidak hanya pasal TPPO tetapi juga pasal lain dalam KUHP. Jadi ada pasal penganiayaan yang merenggut nyawa atau bahasa pada umumnya, orang disiksa dan mati,” kata Anam.

“Ini langkah yang signifikan. Dua langkah ini adalah penetapan tersangka dan penggunaan pasal selain TPPO. Ini juga merupakan langkah yang baik setelah koordinasi antara Polda Sumut dan Komnas HAM,” imbuhnya.

Diketahui, Terbit resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus kurungan manusia di rumahnya. Penetapan ini dilakukan setelah tim penyidik ​​melakukan penyelidikan.

Terbit dinyatakan bertanggung jawab atas kematian penghuni kandang. Ia dijerat dengan Pasal 2, Pasal 7, Pasal 10 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan/atau Pasal 333 KUHP, Pasal 351, Pasal 352 dan Pasal 353 KUHP. , yang mengakibatkan meninggalnya korban dan Pasal 170 KUHP.

(blq/isn)

[Gambas:Video CNN]


Baca Juga :  Pemudik 75 Tahun Meninggal Dalam Mobil Saat Melintasi Garut