Maju Mundur Pemberlakuan One Way di Tol Palimanan-Cikampek

Jakarta, CNN Indonesia

Kepolisian memutuskan untuk menerapkan kebijakan one way atau jalan satu arah untuk mengantisipasi kepadatan arus balik dari KM 188 Gerbang Tol (GT) Palimanan hingga KM 72 GT Cikampek malam ini mulai pukul 21.30 WIB.

Pemberlakuan rekayasa lalu lintas one way pada hari ini sempat mengalami beberapa kali penundaan. Awalnya, polisi berencana menerapkan kebijakan one way tersebut pada Kamis (5/5) pukul 11.00 WIB. Namun, polisi menunda kebijakan tersebut hingga pukul 14.00 WIB karena alasan lalu lintas belum ramai.

Tak lama setelah itu, polisi menyatakan batal menerapkan kebijakan satu arah di Palimanan-Cikampek hari ini, dan menyatakan akan memberlakukan one way mulai Jumat (6/5).  Namun, melihat kondisi lalu lintas, polisi memutuskan untuk menerapkan kebijakan one way, malam ini.

“Pelaksanaan rekayasa lalin one way akan dibuka pukul 21.30 WIB dari KM 188 GT Palimanan Utama sampai dengan KM 72 GT Cikampek,” kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Gatot Repli Handoko kepada wartawan, Kamis (5/5).

“Malam ini pukul 19.30 WIB selama 2 jam dilakukan sterilisasi jalur dan Rest Area dari KM 188 Palimanan sampai dengan KM 72 Cikampek,” imbuhnya.

Kemudian, dari KM 72 sampai 70 GT Cikampek diberlakukan contraflow dua lajur. Dan dari KM 70 sampai KM 47 GT Cikampek diberlakukan contra flow satu lajur.

Menurut Gatot, kebijakan ini diterapkan lantaran mulai ada peningkatan volume kendaraan dari arah timur menuju ke Jakarta.

“Hitungan Jasa Marga kalau lebih dari 3.000 kendaraan otomatis akan segera dilakukan one way untuk mengurai kepadatan,” ucap Gatot.

Senada, Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Irjen Firman Shantyabudi menyebut volume kendaraan ke arah Jakarta mulai mengalami peningkatan.

Baca Juga :  Mahasiswa Unsri Mengatakan Mereka Diancam Kampus Tidak Akan Protes 11 April

Firman menuturkan kepolisian memiliki kewenangan diskresi untuk menentukan kebijakan rekayasa lalu lintas agar pemudik nyaman dan aman hingga tiba di tujuan.

Menurut Firman, penerapan rekayasa lalu lintas, baik contraflow maupun one way disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

Lebih lanjut, Firman mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan kembali ke Jakarta agar menyiapkan segala sesuatunya dengan baik. Mulai dari dari fisik, stamina, kendaraan, kebutuhan bensin, hingga makanan.

“Sekali lagi ini operasi keselamatan jadi harus dipastikan yang berada di jalan adalah mereka yang sehat, mereka yang berkonsentrasi penuh, siap secara fisik kendaraan dan sebagainya untuk sampai ke tujuan dengan baik,” tuturnya.

(dis/DAL)

[Gambas:Video CNN]