Masjid Istiqlal Kembali Iktikaf Ramadhan Tahun Ini

Jakarta, CNN Indonesia

Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat kembali memungkinkan masyarakat untuk melakukan iktikaf di 10 hari terakhir Ramadhan 1443 Hijriah tahun ini. Dalam dua tahun sebelumnya, masyarakat tidak bisa melakukan iktikaf saat Istiqlal akibat pandemi Covid-19.

“Itu benar-benar ada [iktikaf 10 hari terakhir Ramadan],” kata Wakil Ketua Penyelenggara Ibadah Masjid Istiqlal Abu Hurairah dalam pesan singkat kepada CNNIndonesia.comSenin (18/4).

Abu mengatakan tidak ada batasan kuota bagi jemaah haji yang ingin melakukan iktikaf selama 10 hari terakhir Ramadhan.

Namun, ia meminta umat Islam yang ingin beriktikaf mengikuti aturan dan persyaratan yang ditetapkan oleh pengelola Masjid Istiqlal. Tak hanya itu, jemaah haji juga diwajibkan menerapkan protokol kesehatan pencegahan virus corona (Covid-19).

“Syaratnya daftar KTP yang paling banyak diminta dan bersedia mentaati aturan di Istiqlal,” ujarnya.

Masjid Istiqlal menyediakan situs pendaftaran khusus bagi umat Islam yang ingin melakukan iktikaf selama 10 hari terakhir secara penuh di bulan Ramadhan. Pendaftaran dapat diakses di media sosial resmi Istiqlal.

Nantinya, jemaah bisa mengunggah KTP dan sertifikat vaksin di halaman pendaftaran sebagai syarat melaksanakan Iktikaf. Panitia juga menyiapkan ruangan khusus untuk jemaah yang sedang iktikaf selama 10 hari penuh untuk beristirahat dan menyimpan barang bawaannya.

Sebagai informasi, Istiqlal sudah tidak mengadakan kegiatan iktikaf selama 10 hari terakhir Ramadhan selama dua tahun terakhir. Tidak dilepas karena penyebaran virus corona yang belum terkendali. Sebelum merebaknya virus corona, Istiqlal setiap 10 hari terakhir di bulan Ramadhan rutin melakukan iktikaf.

Khusus untuk bulan Ramadhan tahun ini, Istiqlal kembali menggelar berbagai kegiatan ibadah. Mulai dari sholat tarawih berjamaah, buka puasa bersama, hingga tadarus Alquran.

Baca Juga :  Banyak yang Pikir Jalan Saya Mulus, tapi Tak Ada yang Instan

(rzr/bmw)

[Gambas:Video CNN]