Novel Sindir Dewas KPK Usai Keluhkan Dirut Pertamina Tidak Kooperatif

Jakarta, CNN Indonesia

Novel Baswedan menyindir Dewan Pengawas (Dewas) KPK yang menyebut Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati, tidak kooperatif terkait penanganan laporan dugaan pelanggaran kode etik Komisioner Lili Pintauli Siregar.

Eks penyidik senior KPK ini meyakini sikap Nicke yang dianggap tidak kooperatif itu adalah buah dari integritas Dewas.

“Bila benar pernyataan Dewas di bawah ini, maka itu karena kesalahan dari Dewas sendiri. Bagaimana orang akan kooperatif ketika Dewas tidak cukup bisa dipercaya?” cuit Novel di akun Twitter @nazaqistsha, Rabu (27/4).

“Jangan-jangan orang sudah bersaksi, lalu Dewas malah berpihak ke pimpinan KPK yang bermasalah. Duh,” sambung Novel.

Kolega Novel yang dipecat karena disebut tidak lolos asesmen Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Yudi Purnomo Harahap, meminta Dewas introspeksi diri terhadap putusan etik sebelumnya terutama yang menyangkut Lili.

“Daripada nuduh enggak kooperatif, lebih baik Dewas KPK introspeksi diri putusan mereka terhadap pimpinan KPK apa selama ini, jauh dari memuaskan. Jadi, bagaimana orang bisa percaya jika melihat rekam jejak Dewas, apalagi kasus ini tentang Lili Komisioner KPK,” ucap Yudi.

Menurut Rasamala Aritonang, pegawai yang turut dipecat pimpinan KPK era Firli Bahuri Cs karena TWK, taji Dewas saat ini semakin loyo. Situasi itu, menurut dia, membuat orang enggan membantu Dewas dalam proses penegakan etik.

“Ketimbang menuding orang, Dewas mestinya refleksi. Bagaimana orang mau bantu jika loyo dan melempem,” kata Rasamala.

Lebih lanjut, ia meminta peran aktif Dewas dalam mengupayakan klarifikasi terhadap Dirut Pertamina, Nicke Widyawati.

“Bergerak dong, datangi Pertamina, audiensi minta tolong dibantu, ngomong baik-baik. Pemeriksaan etik bukan penyidikan yang duduk saja bisa suka-suka panggil orang apalagi direksi, coba dibaca UU-nya,” katanya.

Baca Juga :  MUI Sesalkan Pembongkaran Tiang Masjid Muhammadiyah di Aceh

Sejumlah kritik tersebut dilontarkan bukan tanpa alasan. Sebab, selama proses penegakan etik, Dewas dinilai menjadi benteng bagi pimpinan KPK yang melakukan pelanggaran etik.

Sebelumnya, Anggota Dewas KPK, Syamsuddin Haris, menyebut Nicke Widyawati selaku Dirut Pertamina tidak kooperatif untuk memberikan klarifikasi terhadap dugaan pelanggaran kode etik Komisioner Lili Pintauli Siregar.

Belum ada tanggapan dari pihak Pertamina terkait pernyataan tersebut. CNNIndonesia.com sudah meminta respons dari Nicke, Vice President Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman, dan Manager Media Communications Pertamina, Heppy Wulansari. Namun, belum diperoleh jawaban.

Belakangan, Nicke dikabarkan telah memenuhi panggilan Dewas KPK pagi ini, Rabu (27/4). Nicke tiba di Gedung KPK dengan ditemani oleh beberapa orang.

(ryn/wis)

[Gambas:Video CNN]