Pelabuhan Bakauheni Masih Normal saat Gunung Anak Krakatau Siaga

Lampung, CNN Indonesia

Peningkatan status Gunung Anak Krakatau (GAK) tidak memengaruhi aktivitas mudik di penyeberangan Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, pada H-7 Lebaran 2022, Senin (25/4).

Saat ini status GAK mengalami peningkatan dari level II (waspada) menjadi level III (siaga). Erupsi GAK terakhir kali itu terjadi pada Minggu (24/4) malam kemarin sekitar pukul 20.20 WIB.

Ketinggian abu vulkanik yang dilontarkan pada erupsi GAK itu mencapai 3.000 meter dari atas puncak atau 3.157 meter di atas permukaan laut.

Sedangkan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah tenggara dan selatan.

Erupsi GAK ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 55 mm dan durasi 0 detik. Hal ini terekam di datamagma.esdm.go.id.

Dengan adanya peningkatan status GAK, warga atau nelayan dan juga wisatawan dilarang mendekati gunung berapi tersebut dengan radius sekitar 5 kilometer.

General Manager PT ASDP Cabang Bakauheni Suharto mengatakan pelayanan penyeberangan Pelabuhan Bakauheni-Merak tidak terganggu peningkatan aktivitas status Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Penyeberangan masih berjalan normal seperti biasa.

“Alhamdulillah, terkait aktivitas GAK statusnya level III (siaga) saat ini tidak berpengaruh dengan pelayanan pemudik di penyeberangan Pelabuhan Bakauheni. Situasinya sejak pagi hingga malam ini, tetap berjalan normal,” ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Senin (25/4) malam.

Meski demikian, Suharto mengimbau kepada pemudik yang akan melakukan penyeberangan Pelabuhan Bakauheni-Merak agar tetap waspada akan cuaca dan situasi aktivitas erupsi gunung berapi tersebut.

“Ya, kami imbau tetap waspada dengan adanya perubahan cuaca dan erupsi GAK ini, dan mudah-mudahan situasinya tetap berjalan lancar dan aman,” kata dia.

Ia menambahkan, kedatangan pemudik di Pelabuhan Bakauheni pada H-7 Lebaran masih terpantau normal. Belum ada peningkatan signifikan. Ia memprediksikan puncak arus mudik terjadi pada H-3 Lebaran.

Baca Juga :  47 Persen dari 85 Juta Mudik Lebaran Diprediksi Lewat Darat

“Untuk waktu tempuh penyeberangan dan waktu sandar kapal di dermaga Pelabuhan Bakauheni ini, masih relatif normal,” katanya.

Pantauan CNNIndonesia.com di lokasi, aktivitas di penyeberangan Pelabuhan Bakauheni berjalan normal meski mulai terjadi antrean kendaraan roda empat di dermaga eksekutif.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengingatkan potensi gelombang tinggi atau tsunami. Hal ini menyikapi status aktivitas Gunung Anak Krakatau(GAK).

“Masyarakat diminta untuk waspada terhadap potensi gelombang tinggi atau tsunami terutama di malam hari, karena kita tidak bisa melihat berbagai kemungkinan dari arah laut,” kata Dwikorita dalam konferensi pers yang disiarkan di channel Youtube Info BMKG, Senin (25/4) malam.

(zai/pmg)

[Gambas:Video CNN]