Pendiri Aplikasi Investasi Bodong Viral Blast Resmi Menjadi Buronan

Jakarta, CNN Indonesia

Polisi memasukkan nama pendiri aplikasi robot perdagangan Viral Blast Global Putra Wibowo masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Upaya itu dilakukan setelah Putra ditetapkan sebagai tersangka.

“Kami menyampaikan DPO terkait platform robot perdagangan Viral Blast Global atas nama Putra Wibowo,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Senin (4/4).

Dalam kasus ini, polisi menetapkan empat tersangka. Kasus tersebut terkait dengan dugaan penipuan investasi melalui platform robot perdagangan Viral Blast Global.

Inisial keempat tersangka tersebut adalah RPW, MU, JHP, dan PW. Sedangkan tersangka, Putra Wibowo, masih dalam proses pencarian.

Modus penipuan ini dimulai dengan produk yang dijual perusahaan dalam bentuk e-book kepada anggota dengan lampiran pembelajaran perdagangan.

Member yang bergabung diwajibkan untuk menyetor sejumlah uang sesuai dengan paket yang ditawarkan untuk membeli e-book. Bonus yang dijanjikan untuk setiap anggota baru adalah 10 persen.

Uang hasil penjualan dimasukkan ke dalam rekening penukar yang telah ditunjuk kemudian dibagikan kepada pengelola aplikasi.

Menurut Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Polri, Brigjen Whisnu Hermawan, mengatakan ada sekitar 12.000 anggota yang berdagang melalui aplikasi yang terkena penipuan dengan kerugian mencapai Rp 1,2 triliun.

(mjo / DAL)

[Gambas:Video CNN]


Baca Juga :  Era Andika Perkasa, Tiga Danjen Kopassus Berganti dalam 4 Bulan