Polisi Bongkar Stok 4 Ton BBM Bersubsidi di Nagan Raya Aceh

Jakarta, CNN Indonesia

Personil Polisi Nagan Raya, Provinsi Acehmengamankan 4.000 liter (4 ton) bahan bakar minyak (BBM) solar bersubsidi yang diduga ditimbun di sejumlah lokasi berbeda di Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya.

“Pengungkapan itu berawal dari laporan masyarakat atas dugaan penimbunan solar bersubsidi,” kata Kepala Bareskrim Polres Nagan Raya, AKP Machfud, Jumat (15/4).

Sebelumnya pada Rabu (13/4), polisi juga menangkap dua orang terduga pelaku penimbunan BBM bersubsidi di Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh.

AKP Machfud menjelaskan, penimbunan solar bersubsidi diduga dilakukan oleh empat pelaku. Semuanya ditangkap polisi di sejumlah desa di Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya.

Selain mengamankan empat pelaku penimbunan solar bersubsidi, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya lima mobil yang diduga digunakan pelaku untuk mengangkut BBM.

Kelima kendaraan tersebut antara lain Isuzu Panther berwarna hijau tua dengan plat nomor BL 1044 RA, satu unit mobil Pick Up Isuzu Panther berwarna hitam dengan nomor BL 8227 VL, satu unit mobil Pick Up L-300 berwarna hitam dengan plat nomor BL 1735 NB. Kemudian satu unit mobil Pick Up Panther warna hitam dengan plat nomor BL 8363 ZW, dan satu unit mobil Chevrolet warna hitam dengan Nopol BL 8258 LZ.

Polisi juga menyita empat drum kosong ukuran 200 liter minyak, 51 jerigen kosong ukuran 34 liter, serta 4.000 liter solar bersubsidi.

Keempat pelaku akan dijerat dengan Pasal 55 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi dengan ancaman pidana penjara selama 6 tahun dan denda paling banyak Rp. 60 miliar.

Baca Juga :  Puncak Arus Balik dari Sumatra Diprediksi Mundur hingga 10 Mei

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tidak berusaha menimbun solar bersubsidi, jika ditemukan akan kami tindak sesuai aturan dan perundang-undangan yang berlaku,” kata Machfud.

(antara/ain)

[Gambas:Video CNN]