Polisi Gagalkan Penyelundupan Bahan Bakar Yang Diduga Karena Tambang Emas Ilegal

Jakarta, CNN Indonesia

Truk bermuatan 36 jerigen berukuran 35 liter diduga mengandung solar subsidi seberat 1.260 liter diamankan polisi saat hendak meninggalkan area tersebut Manokwari.

Kabag Humas Polda Papua Barat, Kombes Polres Adam Erwindi membenarkan informasi penangkapan tersebut.

Adam mengatakan, truk bermuatan solar bersubsidi itu diamankan Tim Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Papua Barat di jalan Trikora Maripi, Kecamatan Anday, Kabupaten Manokwari.

“Tim saat patroli, menemukan truk dengan bak truk berlapis terpal terparkir di pinggir jalan. Tim mengikuti lalu menghentikan truk tersebut,” katanya, Jumat (15/4).

Saat digeledah, ditemukan 36 tumpukan jerigen 35 liter berisi solar bersubsidi. Dari hasil pemeriksaan, sopir mengaku bahan bakar tersebut dibeli dari AN.

“AN ternyata mendapatkan solar bersubsidi dengan mengisinya dengan mobil dengan tangki bahan bakar yang dimodifikasi,” katanya.

AN mengatakan Adam, mengakui bahwa bahan bakar itu dikumpulkan dari 27 Maret hingga 8 April 2022.

Ia membeli solar bersubsidi menggunakan mobil dengan tangki modifikasi yang ternyata mobil JS. Setelah mengisi bensin di SPBU, ia kemudian mengumpulkan BBM di rumahnya sebelum dibawa keluar Manokwari.

Saat ditanya apakah BBM akan dibawa ke luar kota untuk kebutuhan kelompok penambang emas ilegal, kata Adam, hal itu masih diselidiki penyidik.

“Bisa jadi informasi itu benar. Kalau untuk kebutuhan para penambang di Minyambou dan Wasirawi, tentu akan diproses sesuai hukum yang berlaku dan penyidik ‚Äč‚Äčakan mengejar tersangka lainnya,” katanya.

(ayam / ain)

[Gambas:Video CNN]


Baca Juga :  Lampung Action Call Digelar 13 April Tolak Kenaikan Harga BBM