Polisi Kerahkan 1.000 Personil untuk Amankan Demo 11 April di Ambon

Ambon, CNN Indonesia

Polisi kerahkan 1.000 untuk mengamankan demonstrasi mahasiswa di AmbonMaluku yang akan digelar besok, Senin (11/4).

“Total 1.000 personel terdiri dari anggota Samapta dan Brimob,” kata Kasubag Humas Polres Ambon dan Kepulauan Sewa, Ipda Moyo Utomo, Minggu (10/4).

Moyo mengatakan, untuk mengantisipasi kericuhan, ribuan personel itu akan diterjunkan ke tiga titik fokus aksi, yakni Universitas Pattimura, Kantor Gubernur Maluku, dan Kantor DPRD Karpan Ambon.

Sementara itu, koordinator lapangan aksi mahasiswa di Ambon, Risman Solissa, mengatakan unjuk rasa akan dihadiri sekitar 300 orang.

Mereka memutuskan aksi akan dilakukan di dua titik, yakni Pertamina Wayame dan Jembatan Merah Putih (JMP).

Untuk aksi di Pertamina Wayame, mereka membahas tentang kelangkaan bahan bakar minyak dan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak Pertamax.

Selain itu, massa lainnya juga akan menggelar aksi di JMP menentang penundaan Pilkada 2024 dan wacana perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo pada pukul 10.00 WIB.

“Jadi ada 2 action point di JMP dan Pertamina Wayame,” ujarnya CNNIndonesia.comMinggu (10/4).

Demonstrasi ini, kata dia, merupakan lanjutan dari aksi sebelumnya yang digelar di kampus Unpatti Ambon, Jumat (8/4).

(sai/memiliki)

[Gambas:Video CNN]


Baca Juga :  Kapal Pengangkut Bahan Bangunan Tenggelam di Perairan Sumenep