Menerbangkan Balon Udara Panas Tanpa Izin Bisa Dihukum

Jakarta, CNN Indonesia

Polda Jawa Tengah menyatakan menerbangkan balon udara panas tanpa izin ketika Idul Fitri 2022 bisa dituntut karena berpotensi mengganggu lalu lintas penerbangan.

Diketahui, tradisi menerbangkan balon udara saat lebaran sudah menjadi tradisi bagi masyarakat Wonosobo dan Pekalongan.

“Selain mengganggu penerbangan, menerbangkan balon udara juga bisa dihukum,” kata Kabag Humas Polda Jateng Kombes Pol. Iqbal Alqudusy, mengutip Antara, Minggu (17/4).

Dia menjelaskan, menerbangkan balon udara tanpa izin berpotensi dijerat dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan.

Iqbal berharap masyarakat mengetahui regulasi yang ada. Pasalnya, menerbangkan balon udara panas dapat mengganggu penerbangan yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Selain itu, Iqbal mengimbau masyarakat untuk tidak bermain petasan selama bulan Ramadhan. Pendistribusian petasan dan bahan baku yang dibutuhkan untuk pembuatan akan dilakukan secara tegas.

Dikatakannya, hal itu dilakukan untuk menjaga kesejukan dan kenyamanan masyarakat selama menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan.

“Membuat, menyimpan, mengedarkan atau menyalakan petasan merupakan tindak pidana,” ujarnya.

(Antara/bmw)

[Gambas:Video CNN]


Baca Juga :  Kakorlantas Sebut Volume Kendaraan ke Arah Jakarta Mulai Meningkat