Polisi Panggil Penyanyi Virzha Terkait Kasus DNA Pro Jumat Depan

Jakarta, CNN Indonesia

Bareskrim Polri akan kembali memeriksa sejumlah tokoh masyarakat dalam kasus dugaan penipuan investasi robot trading DNA Pro. Baru-baru ini, penyidik ​​telah menjadwalkan pemeriksaan penyanyi Muhammad Devirzha alias Virza.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan mengatakan, pemeriksaan terhadap Virzha akan dilakukan pekan depan.

“Ya betul, (pemeriksaannya) hari Jumat, 22 April,” katanya saat dikonfirmasi, Minggu (17/4).

Selain Virzha, pada pekan yang sama, penyidik ​​juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap sejumlah tokoh masyarakat, seperti penyanyi Marcello Tahitoe atau Ello, pasangan Rizki Billar dan Lesti Kejora, hingga Billy Syahputra.

Rencananya Ello akan diperiksa pada Senin (18/4), kemudian Billy pada Selasa (19/4), disusul Rizky Billar dan Lesti Kejora pada Rabu (20/4) besok.

Whisnu mengatakan, penyelidikan dilakukan tim penyidik ​​untuk mendalami aliran dana terkait kasus DNA Pro. Namun, dia belum bisa menjelaskan lebih lanjut soal materi pemeriksaan yang akan diselidiki.

Dalam kasus ini, ada beberapa nama artis yang diduga terlibat kasus DNA Pro. Sebut saja Rizky Billar, Lesti Kejora, Ivan Gunawan, dan DJ Una.

Ivan diperiksa polisi pada Kamis (14/4). Dari hasil pemeriksaan, ia diduga berperan sebagai Brand Ambassador yang mempromosikan aplikasi tersebut.

Sebagai saksi, Ivan diduga menandatangani kontrak senilai Rp. 1,09 miliar. Dia juga sudah menyerahkan Rp921,7 juta kepada penyidik.

Sisa uang yang diserahkan ke polisi tidak sebanding dengan kontrak karena ada hal lain yang dipotong. Salah satunya, pembayaran untuk pembukaan akun DNA Pro.

DNA Pro adalah aplikasi robot trading yang diblokir oleh pemerintah. Kementerian Perdagangan (Kemendag) bersama Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri telah menyegel PT DNA Pro Akademi pada Jumat (28/1).

Baca Juga :  Polisi Tangkap Penimbun Solar di Aceh, Turut Sita Paket Sabu

Polisi telah menetapkan 12 tersangka terkait kasus penipuan investasi DNA Pro. Enam orang saat ini ditahan. Sedangkan enam lainnya masih dalam daftar orang yang dicari (DPO) alias buron.

(tfq/sfr)

[Gambas:Video CNN]