Polisi Sita Satu Unit Laptop Brian Edgar, Tersangka Kasus Binomo

Jakarta, CNN Indonesia

Tim Reserse Kriminal Mabes Polri menyita laptop milik tersangka Brian Edgar Nababan karena diduga terkait dengan kasus pidana dugaan penipuan berkedok perdagangan orang opsi biner melalui aplikasi Binomium.

“Yang disita penyidik ​​dari tersangka berupa laptop,” kata Direktur Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan kepada wartawan, Minggu (3/4).

Brian ditangkap dan langsung ditahan selama 20 hari pertama terhitung sejak Jumat, 1 April 2022.

Berdasarkan informasi polisi yang diperoleh dari penyelidikan tersangka, diketahui bahwa Brian telah belajar di Rusia sejak 2014 dan terdaftar di perusahaan Grup 404 Rusia yang bermitra dengan Binomo.

Brian pernah bekerja sebagai Customer Support Platform untuk Binomo yang bertugas menerima keluhan dari para pemain Binomo khususnya yang ada di Indonesia.

Selain itu, ia memiliki tugas menawarkan influencer Indonesia untuk menjadi afiliasi Binomo dengan sistem bagi hasil. Ia juga diketahui telah memberikan Rp120 juta kepada tersangka Indra Kesuma alias Indra Kenz.

Hal itu dilakukan Brian saat menjabat sebagai Development Manager Binomo sejak Februari 2019.

Untuk tindakannya, Brian didakwa dengan beberapa artikel. Yakni Pasal 45 ayat (2) jo Pasal 27 ayat 2 dan atau Pasal 45 A ayat (1) jo Pasal 28 ayat 1 Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi dan Informasi. Transaksi Elektronik (UU ITE).

Kemudian Pasal 3, Pasal 5 dan Pasal 10 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan atau Pasal 378 KUHP jo Pasal 55 KUHP.

(ryn/satu)

[Gambas:Video CNN]


Baca Juga :  RI Targetkan Satgas Masuk Endemik Jika Nol Melonjak Usai Lebaran