Polisi Tetapkan Pelaku Penusukan WN China di Jakbar Jadi Tersangka

Jakarta, CNN Indonesia

Polisi menetapkan LQ (36) seorang Warga Negara China sebagai tersangka penusukan XT (33) di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pasma Royce menjelaskan pelaku berhasil ditangkap di salah satu apartemen di kawasan Taman Anggrek, Jakarta Barat, pada Sabtu (19/6) kemarin.

“Semenjak dari kejadian penikaman si pelaku sering berpindah tempat sampai ke luar kota. Tim kemudian mendapatkan informasi bahwa si pelaku ini kembali ke tempat tinggalnya,” jelasnya dalam konferensi pers, Selasa (21/6).

Dalam penangkapan tersebut, Pasma mengatakan pihaknya turut mengamankan sebilah pisau serta beberapa pakaian yang digunakan pada saat aksi penusukan tersebut.

Pasma menuturkan dari pemeriksaan yang telah dilakukan, pelaku sengaja menusuk XT karena persoalan asmara. Pelaku cemburu dengan kedekatan korban dengan istrinya karena bekerja pada tempat yang sama.

“Ini hanya dugaan saja dari si pelaku merasa cemburu karena kedekatan istri dengan korban pada satu tempat pekerjaan sehingga timbul tuduhan selingkuh,” jelasnya.

Dari kecurigaan itulah pelaku kemudian memutuskan untuk melakukan penusukan kepada korban. Kendati demikian, kata Pasma, pihaknya masih mendalami lebih lanjut ihwal dugaan perselingkuhan itu.

“Masih kita dalami,” katanya.

Atas dasar perbuatannya itu pelaku dijerat dengan Pasal 353 Ayat 2 dan atau Pasal 351 tentang penganiayaan.

“Dengan ancaman tujuh tahun penjara,” tutupnya.

Sebelumnya, berdasarkan rekaman CCTV yang diamankan polisi, terlihat korban XT terlihat sedang duduk bermain ponsel di salah satu ruangan tempatnya bekerja.

Tiba-tiba korban didatangi oleh seorang pria yang mengenakan baju merah dengan membawa sebilah pisau yang dibungkus plastik kuning.

Pria tersebut menusuk korban. Meski demikian, korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif dan melaporkan kejadian itu ke polisi.

Baca Juga :  Kronologi Pria Berompi 'Polisi' Tusuk Ibu dan Anak di Bekasi

(tfq/isn)