Resident Antibodi Tinggi, Mudik Lebaran Meningkat

Jakarta, CNN Indonesia

Kasus harian Covid-19 secara nasional tampaknya mengalami penurunan. Pada Senin (18/4), pemerintah mencatat 559 kasus positif Covid-19.

Penambahan kasus harian ini menurun dari tiga hari sebelumnya, yakni pada Minggu (17/4) sebanyak 607 kasus, Sabtu (16/4) sebanyak 602 kasus, dan Jumat (15/4) sebanyak 922 kasus.

Sementara itu, kasus aktif Covid-19 juga mengalami penurunan sebanyak 7.309 dari kemarin. Saat ini, jumlah kasus aktif di negara itu adalah 50.969.

Menjelang Hari Raya Idul Fitri, pemerintah telah mengeluarkan beberapa imbauan kepada masyarakat agar penularan Covid-19 tidak meningkat lagi.

Berikut perkembangan kejadian dan informasi terkait kasus Covid-19 di Indonesia yang dirangkum CNNINDOnesia.com dalam 24 jam terakhir:

Halal Bihalal Idul Fitri mengimbau Anda untuk tidak makan dan minum

Ketua Panitia Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KCP-PEN), Airlangga Hartarto, mengimbau masyarakat untuk tidak makan dan minum bersama saat menggelar acara halal bihalal Idul Fitri 1443 Hijriah. Hal ini untuk meminimalisir penyebaran Covid-19.

“Untuk kegiatan halal bihalal diadakan dengan protokol kesehatan dan disarankan untuk tidak makan dan minum. (Kalaupun ada) makan dan minum harus sesuai jarak dan tempat,” kata Airlangga saat konferensi pers, Senin. (18/4).

Warga Diimbau Tidak Ke Luar Negeri Saat Libur Lebaran

Airlangga juga meminta masyarakat Indonesia untuk tidak bepergian ke luar negeri selama libur Idul Fitri 2022. Pemerintah menetapkan hari libur nasional Idul Fitri 1443 Hijriah pada 2-3 Mei 2022 dan cuti bersama Idul Fitri pada 29 April, 4, 5, dan 6 Mei 2022.

Baca Juga :  Ratusan Kios di Monas Lenggang Jakarta Tak Sengaja Kebakaran

“Dengan libur panjang, masyarakat diimbau tidak bepergian ke luar negeri. Karena kita tahu di negara lain situasinya tidak sama dengan Indonesia, sehingga berpotensi penularan dari luar negeri,” kata Airlangga.

Menkes Sebut 99,2 Persen Penduduk Sudah Memiliki Antibodi Covid-19

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan 99,2 persen masyarakat Indonesia memiliki antibodi atau daya tahan tubuh terhadap Covid-19. Budi mengatakan antibodi itu terbentuk dari program vaksinasi dan infeksi SARS-CoV-2.

Hal ini berdasarkan hasil seroprevalensi survei terbaru yang dilakukan Kementerian Kesehatan bersama Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI).

“Tingkat antibodi masyarakat Indonesia naik menjadi 99,2 persen,” kata Budi saat konferensi pers, Senin (18/4).

Jumlah Penumpang Kereta Meningkat

PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyebut euforia mudik Lebaran 2022 lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Pasalnya, persyaratan mudik menggunakan transportasi kereta api lebih diperlonggar seiring dengan penurunan kasus Covid-19.

Salah satu syarat untuk menggunakan layanan KAI adalah penumpang harus sudah mendapat vaksinasi atau booster Covid-19 dosis ketiga. Jika tidak ada booster, penumpang harus melakukan tes antigen.

“Dengan adanya pelonggaran tahun ini, volume pengguna meningkat cukup banyak,” kata Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa di Stasiun Pasar Senen, Senin (18/4).

Kementerian Kesehatan Menanggapi Laporan AS: Data Cares Protect Safe

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebut PeduliLindung yang berfungsi sebagai aplikasi pelacakan (pelacakan) Kasus Covid-19 memastikan keamanan data pengguna.

Hal tersebut disampaikan Kementerian Kesehatan menanggapi laporan dari Kedutaan Besar dan Konsulat Amerika Serikat (AS) di Indonesia yang menyatakan bahwa aplikasi PeduliLindung diduga melanggar HAM terkait privasi individu, Minggu (17/4).

“Tuduhan ini tidak berdasar. Jika dibaca dengan seksama, tidak ada indikasi PeduliLindungi melanggar HAM. Manajemen aplikasi PeduliLindung jelas bahwa keamanan dan perlindungan data pengguna menjadi prioritas utama,” kata Kementerian Kesehatan melalui akun twitter @KemenkesRI.

Baca Juga :  Positif Covid-19 RI Bertambah 345 Kasus, Meninggal Dunia 14 Orang

Prestasi Vaksinasi Indonesia

Menurut data vaksinasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per 18 April 2022 pukul 18.00 WIB, jumlah penduduk yang mendapat vaksin atau booster dosis ketiga kini mencapai 31.554.788 orang (15,15 persen).

Pencapaian vaksinasi Covid-19 dosis pertama sebanyak 198.288.035 orang (95,21 persen), sedangkan pencapaian dosis kedua sebanyak 162.9511.633 orang (78,24 persen).

Target vaksinasi yang ditetapkan pemerintah untuk mencapai herd immunity adalah 208.265.720 orang. Sasaran vaksinasi terdiri dari petugas kesehatan, pejabat publik lanjut usia, masyarakat rentan, dan masyarakat umum termasuk anak-anak usia 12-17 tahun dan usia 6-11 tahun.

Update Kasus Covid-19 per 18 April

Berdasarkan data Gugus Tugas Penanganan Covid-19, kasus positif Covid-19 bertambah 559 pada Senin (18/4). Dengan demikian, total kasus positif COVID-19 di Indonesia menjadi 6.040.432, terhitung sejak diumumkan pertama kali pada 2 Maret 2020.

Kemudian, ada tambahan 7.831 kasus sembuh Covid-19, sehingga total kasus sembuh menjadi 5.833.560.

Sementara itu, jumlah kematian akibat Covid-19 bertambah 37 orang. Dengan demikian, total orang yang meninggal dunia menjadi 155.903 orang.

(khr / tsa)

[Gambas:Video CNN]