Potensi RI Bebas Masker, Stok Booster Cukup

Jakarta, CNN Indonesia

Kasus Covid-19 di Tanah Air secara nasional terus mengalami tren penurunan dalam beberapa waktu terakhir. Penambahan kasus positif harian sejak akhir April 2022 di bawah 500 kasus.

Pada Senin (30/5) ini, kasus positif Covid-19 bertambah 218. Sementara itu, kasus aktif Covid-19 turun 81 kasus, sehingga tercatat ada 2.871 kasus.

Pemerintah telah melonggarkan pemakaian masker bagi warga di tempat terbuka. Namun, pemerintah tetap mengingatkan agar masyarakat waspada.

Berikut ini rangkuman CNNIndonesia.com perihal perkembangan kasus covid-19 di Indonesia dalam 24 jam terakhir.

Jokowi Pastikan Stok Vaksin Booster Covid RI Lebih dari Cukup

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan stok vaksin Covid-19 di Indonesia lebih dari cukup. Dia pun meminta masyarakat segera melengkapi vaksinasi primer dua dosis hingga booster.

Jokowi mengatakan tren penurunan kasus Covid-19 di Indonesia tak semestinya jadi alasan masyarakat enggan divaksin. Vaksin bertujuan menciptakan kekebalan komunal.

“Stok vaksin pemerintah untuk booster lebih dari cukup. Saya minta masyarakat segera memanfaatkan fasilitas booster gratis ini dan jangan pilih-pilih jenis vaksin. Karena semua vaksin manfaatnya sama, untuk melindungi kita semua menghadapi pandemi Covid-19,” kata Jokowi, Senin.

Menkes Sebut Indonesia Berpeluang Bebas Masker

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan Indonesia berpeluang menerapkan kebijakan bebas masker apabila perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia tetap mengalami tren penurunan hingga pertengahan Juni 2022.

Budi sekaligus menegaskan saat ini Indonesia masih menerapkan wajib masker di sejumlah tempat dan kondisi tertentu, seperti di transportasi publik dan wajib masker bagi kelompok rentan saat beraktivitas di dalam maupun luar ruangan.

Baca Juga :  Penumpang di Pelabuhan Muara Angke Naik 300 Persen di Musim Mudik

“Kita masih menunggu sampai pertengahan Juni, karena biasanya kenaikan itu terjadi 30-35 hari sesudah pemberlakuan kebijakan ini, kalau memang kasusnya relatif lebih baik, kita juga akan lakukan sero survei sekali lagi di bulan Juni, kalau hasilnya baik mudah-mudahan bisa secara bertahap kita lakukan relaksasi,” kata Budi dikutip dari situs resmi Kemenkes.

Penerima Vaksin Primer Sinovac Kini Bisa Booster Sinovac

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memutuskan warga penerima vaksin primer dosis satu dan dua Sinovac boleh menerima booster Sinovac dengan dosis penuh (0,5 ml).

Dengan demikian, warga penerima vaksin primer Sinovac dapat memperoleh booster dari lima jenis vaksin. Empat yang lain yakni AstraZeneca separuh dosis (0,25 ml), Pfizer separuh dosis (0,15 ml), Moderna dosis penuh (0,5 ml), dan Sinopharm dosis penuh (0,5 ml).

Ketetapan itu diatur dalam Surat Edaran Nomor SR.02.06/C/2740/2022 yang diteken Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu pada 26 Mei 2022.

Capaian Vaksinasi Indonesia

Menurut data vaksinasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per 30 Mei 2022 pukul 18.00 WIB, jumlah warga yang telah menerima vaksin dosis pertama yaitu 200.246.648 orang (96,15 persen).

Kemudian, capaian vaksinasi Covid-19 dosis kedua yaitu tercatat sebanyak 167.391.090 orang (80,37 persen), sementara capaian dosis ketiga yaitu 45.607.567 orang (21,90 persen).

Sasaran vaksinasi yang ditetapkan pemerintah untuk mencapai kekebalan komunitas (herd immunity) yaitu 208.265.720 orang. Sasaran vaksinasi itu terdiri atas tenaga kesehatan, lanjut usia petugas publik, masyarakat rentan, dan masyarakat umum termasuk anak-anak usia 12-17 tahun serta usia 6-11 tahun.

Update Kasus Covid-19 Per 30 Mei

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, kasus positif Covid-19 bertambah 218 pada Senin ini. Dengan demikian, total kasus positif Covid-19 di Indonesia yaitu 6.054.633, terhitung sejak pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.

Baca Juga :  Sakit Hati Warga soal Kasus Minyak Goreng: Teganya ke Rakyat Kecil

Kemudian, ada penambahan 287 kasus sembuh Covid-19, sehingga total kasus sembuh kini 5.895.176.

Sementara itu, kasus kematian akibat Covid-19 bertambah 12. Dengan demikian, total orang meninggal dunia menjadi 156.586 jiwa.

(khr/tsa)

[Gambas:Video CNN]