Salah Tangkap Polisi Karena Pengenalan Wajah dalam Kasus Ade Armando

Jakarta, CNN Indonesia

Polda Metro Jaya meluruskan penetapan tersangka Abdul Manaf terkait kasus pemukulan terhadap Aktivis dan Dosen Mesias Sosial di Universitas Indonesia, Ade Armando saat berdemonstrasi di depan Gedung DPR RI, Senin (11/4) lalu.

Polisi mengoreksi penetapan tersangka terhadap Abdul Manaf setelah memastikan bahwa pria tersebut benar-benar tidak terlibat dalam pemukulan.

Abdul Manaf sebelumnya dicurigai sebagai tersangka karena namanya muncul berdasarkan hasil pengenalan wajah dari video saat pemukulan terjadi.

Direktur Reserse Kriminal Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat dan Zulpan bahkan membantah Abdul Manaf ditetapkan sebagai tersangka.

Padahal, dalam konferensi pers yang digelar Selasa (12/4) lalu, polisi menyatakan Abdul Manaf merupakan satu dari enam orang yang telah ditetapkan dan ditetapkan sebagai tersangka.

“Tidak, mereka tidak ditetapkan sebagai tersangka, salah. Jadi enam orang ini diidentifikasi sebagai pelaku pemukulan, jadi jangan salah,” kata Zulpan.

Baru-baru ini, polisi juga telah menetapkan dua tersangka baru dalam kasus pemukulan aktivis media sosial Ade Armando. Dengan demikian, total ada enam tersangka pemukulan terhadap dosen UI tersebut.

Kabag Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan mengatakan, kedua tersangka baru tersebut merupakan hasil pengembangan yang dilakukan penyidik ​​Direktorat Reserse Kriminal Polda Metro Jaya.

“Dalam perkembangannya, ada orang lain yang ikut dalam aksi kekerasan itu, kami berhasil menangkap dua orang,” kata Zulpan di Polda Metro Jaya, Kamis (14/4).

Zulpan menjelaskan, dua tersangka baru itu adalah Markos Iswan yang ditangkap di Sawangan, Depok dan Alfikri Hidayatullah yang ditangkap di Jagakarsa, Jakarta Selatan, dini hari tadi.

“Kami telah menyelidiki mereka yang telah ditangkap dan mereka telah ditetapkan sebagai tersangka dalam tindakan kekerasan ini,” katanya.

Baca Juga :  Jawaban Mengejutkan IDI Soal Kritikan Yasonna Soal Izin Praktik Dokter

(tst / umpan)

[Gambas:Video CNN]