Sidang Banding Kasus Herry Wirawan Ditunda Karena Hakim Terkena Covid

Jakarta, CNN Indonesia

Hakim Pengadilan Tinggi Bandung sedang memproses kasasi yang diajukan oleh jaksa penuntut umum (JPU) dalam kasus tersebut memperkosa terhadap 13 siswa dengan narapidana Harry Wirawan.

Humas Pengadilan Tinggi Bandung Jesayas Tarigan mengatakan, kasasi atas kasus tersebut telah didaftarkan dengan nomor 86. Sidang pertama kasasi seharusnya digelar pada 24 Maret 2022.

Namun, sidang harus ditunda karena salah satu peralatan sidang dipastikan positif Covid-19.

“Masih diproses. Jadi sidang pertama ditetapkan tanggal 24 kemarin, tapi salah satu hakim kena Covid,” kata Jesayas, Rabu (30/3).

Pengadilan Tinggi Bandung telah menyiapkan peralatan pengadilan. Herri Swantoro bertindak sebagai ketua majelis hakim. Ia akan didampingi juri anggota Yuli Heryati dan Nur Aslam Bustaman.

Sidang perdana banding JPU terhadap putusan hakim dengan terpidana Herry Wirawan akan dijadwal ulang. Namun, belum ada keputusan tentang waktu sidang banding.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Jabar mengajukan kasasi terhadap hukuman seumur hidup terdakwa pemerkosaan 13 mahasiswi di Bandung, Herry Wirawan, oleh hakim Pengadilan Negeri Kelas 1A Bandung, Senin (21/2).

Sedangkan Herry Wirawan divonis penjara seumur hidup karena memperkosa puluhan mahasiswi sejak 2016. Sementara tuntutan jaksa adalah hukuman mati.

Selain itu, 9 korban pelecehan seksual yang dilakukan Herry diputuskan hakim untuk dirawat Pemprov Jabar. Kemudian Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) wajib membayar ganti rugi kepada korban dengan total Rp331.527.186 (Rp331 juta).

(hyg / arh)

[Gambas:Video CNN]


Baca Juga :  Gempa M 5.2 Guncang Jayapura Papua Minggu Pagi