Tersangka Penodaan Agama Saifuddin Ibrahim Diancam 6 Tahun Penjara

Jakarta, CNN Indonesia

Polisi mengatakan bahwa Saifuddin Ibrahim terjerat pasal berlapis terkait dugaan penistaan ​​agama hingga ujaran kebencian berdasarkan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan, Saifuddin diancam dengan hukuman penjara maksimal enam tahun.

“Hukuman penjara paling lama enam tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar,” kata Ramadhan kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (30/3).

Menurut Ramadhan, Saifuddin ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan bukti permulaan yang cukup. Selain itu, kata dia, proses penetapan sudah sesuai prosedur berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Penyidik, kata Ramadhan, telah memeriksa 13 saksi untuk mendalami kasus tersebut. Dimana, empat di antaranya merupakan saksi ahli bahasa, Islam, ITE dan kriminal.

“Hasil penelitian SI (Saifuddin Ibrahim) diyakini ada di Amerika,” katanya.

Ramadhan merinci Saifuddin dijerat pasal 45A ayat (1) jo Pasal 28 ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Dalam pasal itu, Saifuddin diduga melakukan ujaran kebencian berdasarkan SARA, pencemaran nama baik, penistaan ​​agama, pemberitaan bohong, dan dengan sengaja membuat kegaduhan masyarakat.

“Dan/atau memposting berita yang tidak pasti atau berita yang berlebihan atau tidak lengkap melalui media sosial YouTube Saifuddin Ibrahim,” jelasnya.

Kasus ini bermula setelah Saifuddin menyampaikan pengaduan sejumlah situasi kehidupan beragama di Indonesia kepada Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas melalui media sosial.
Ia juga menyinggung soal kurikulum pesantren dan mengaitkannya dengan radikalisme, serta usulan penghapusan 300 ayat Alquran.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Biro Humas, Data dan Informasi Kementerian Agama (Kemenag) Thobib Al Asyhar menegaskan, Menteri Agama Yaqut tidak mengenal sosok Saifuddin. Thobib juga menyayangkan pernyataan Saifuddin tentang pesantren dan ayat Alquran sangat salah.

Baca Juga :  INFOGRAFIS: 3 Calon Provinsi Baru di Papua

(mjs / ugo)

[Gambas:Video CNN]