Warga Bandung Dilarang Takbiran Keliling Jelang Idulfitri

Bandung, CNN Indonesia

Pemerintah Kota Bandung melarang warga melakukan takbiran keliling jelang hari raya Idulfitri 1443 H. Larangan dikeluarkan guna mencegah penularan virus corona (Covid-19).

“Takbir keliling sama pawai obor enggak boleh,” kata Wali Kota Bandung Yana Mulyana usai rapat terbatas evaluasi PPKM level 2 di Balai Kota Bandung, Rabu (27/4).

Yana juga menyampaikan kegiatan open house dan halal bihalal hanya bisa dilakukan warga biasa. ASN dilarang melakukan itu sesuai kebijakan dari Presiden Joko Widodo.

“Untuk masyarakat, open house boleh tapi kapasitasnya terbatas, 50 persen dibatasi. Kalau untuk ASN mah tetap enggak boleh. Halal bihalal, open house buat ASN enggak boleh,” ujarnya.

Yana juga mengimbau agar seluruh ASN yang terlibat dalam kesiapsiagaan Idulfitri, tetap memberikan pelayanan dan sosialisasi bagi masyarakat dengan sebaik-baiknya. Termasuk pemberian vaksin.

Yana Mulyana menyampaikan vaksinasi merupakan salah satu fokus yang akan terus digencarkan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Sampai saat ini, kita sudah melebihi target vaksin booster yakni 30,73 persen. Kerja sama kita untuk vaksin ini Alhamdulillah berjalan baik. Ini bukan akhir, jadi kita tetap harus terus maksimalkan vaksinasi ini terutama pada lokasi yang menjadi tempat masuk dan keluar para pemudik,” tuturnya.

Mengenai arus mudik dan arus balik, Ketua Harian Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Bandung Asep Gufron mengatakan ada sejumlah langkah yang dilakukan.

Di antaranya, pemeriksaan kelaiakan dan keselamatan angkutan umum di Terminal Bus Leuwipanjang dan Cicaheum.

Kemudian, mengadakan posko monitoring angkutan melalui ATCS dan di Terminal Leuwipanjang serta Cicaheum.

Lalu, melakukan pengaturan lalu lintas di titik lokasi rawan, seperti Bundaran Cibiru, Ledeng, Terminal Dago, Pasar Baru, Pasar Ujungberung, Alun-alun Bandung, Dalem Kaum Kepatihan, Simpang Pasteur dan Simpang Samsat Soekarno Hatta.

Baca Juga :  2,3 Juta Orang Diprediksi Mudik Lebaran ke Sumut

“Kami juga menyediakan pos kesehatan lapangan dan statis di beberapa titik pada 25 April-10 Mei 2022. Untuk pos kesehatan lapangan sendiri aktif beroperasi dari pukul 07.00-20.00 WIB. Sedangkan pos kesehatan statis buka selama 24 jam,” kata Asep.

Selain itu, pos vaksinasi dan swab selama Idul Fitri dari 25 April-10 Mei 2022 dibuka mulai 10.00-15.00 WIB. Lokasinya antara lain di Terminal Leuwipanjang, Cicaheum, Gedung Merdeka, KM 147, Stasiun Bandung, dan Kebun Binatang.

Sementara itu, Kepala Bagian Operasi Polrestabes Bandung Ajung Komisaris Asep Pujiono mengatakan, Operasi Ketupat Lodaya 2022 akan dilaksanakan selama 12 hari dari tanggal 28 April-9 Mei 2022.

“Pelaksanaan kegiatan ini untuk mengantisipasi mudik dengan mengimbau pada masyarakat yang belum melaksanakan vaksin, bisa vaksin terlebih dahulu,” kata Asep.

(hyg/bmw)

[Gambas:Video CNN]