Warga Surabaya Didakwa Menghina Suami Lemah Semangat

Jakarta, CNN Indonesia

Pengadilan Negeri SurabayaJawa Timur memvonis seorang wanita berinisial R bersalah mengolok-olok impotensi suaminya di depan umum.

R dijatuhi hukuman percobaan selama satu tahun. Jika Anda melakukan kejahatan lagi selama masa percobaan, Anda akan langsung dihukum tiga bulan penjara.

“Sidang, menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana penghinaan,” kata Ari saat membacakan putusan di Ruang Kartika 2 PN Surabaya seperti dikutip detik.com, Rabu (30/3). ).

Perselisihan antara suami dan istri dimulai ketika mereka berdua ingin membeli mobil. Saat hendak naik mobil BPKB, keduanya terlibat cekcok di tempat parkir leasing.

Dalam perkelahian itu, R menghina suaminya, S. R mengatakan suaminya tidak bisa ereksi selama dua tahun tetapi dia membiarkannya untuk melindungi perasaan orang tuanya.

Atas perkataan istrinya, S merasa malu. Sebab, pernyataan itu disampaikan di depan orang banyak di tempat parkir leasing.

Alhasil, S melaporkan istrinya ke pihak berwajib. Kasus hukum terus berlanjut hingga akhirnya bergulir di persidangan.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari Surabaya) Anton Delianto menyatakan pihaknya telah mengupayakan proses damai untuk kasus ini. Namun, sang suami menolak dan bersikeras membawa kasus ini ke pengadilan dengan alasan sang istri kerap mengolok-oloknya.

Terkait putusan pengadilan, kuasa hukum terdakwa, Erpin Yuliono, masih berpikir sebelum mengajukan banding.

Erpin menjelaskan, peristiwa itu terjadi saat R dan S masih berstatus sebagai pasangan suami istri. Setelah peristiwa itu terjadi hingga dilimpahkan ke pengadilan, R dan S bukan lagi suami istri.

“Nya kutu buku, mengapa, kebanggaan. Ini bukan penghinaan. Bahasa Suroboyo, kan, terbiasa kasar pisuh-pisuhan,” dia berkata.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Suwarti mengungkapkan bahwa R dan S telah menikah sejak tahun 2017.

Baca Juga :  One Way Arus Balik, Jalan Layang MBZ Arah Cikampek Ditutup Sementara

“R tinggal di rumah orang tuanya di Krian dan S tinggal di rumah Benowo di Surabaya. Selanjutnya karena masalah dalam rumah tangga, maka disepakati untuk berpisah,” katanya.

Baca berita selengkapnya di sini.

(dis/bmw)

[Gambas:Video CNN]